Unusual Tips To Get Rid Of Cellulite Fast

Pages

Seafood Ana Ikan Bakar Petai @ Kuantan - Pahang

Ana Ikan Bakar Petai @ Kuantan - Pahang [http://esdelima.blogspot.com]Ana Ikan Bakar Petai @ Kuantan - Pahang [http://esdelima.blogspot.com] Jalan-jalan berwisata ke Kuantan selain menikmati keindahan Pantai Teluk Cempedak yang mempesona, tidak lengkap rasanya tanpa mencicipi kuliner seafood-nya.
Pusat kuliner seafood Kuantan berada di daerah Tanjung Lumpur, yang terletak sekitar 2 kilometer dari pusat kota.
Waktu sore menjelang malam anda bisa menyaksikan puluhan rumah makan seafood bertebaran di sepanjang pesisir pantai yang menghadap Laut Cina Selatan. Dari begitu banyaknya rumah makan seafood, penulis ingin merekomendasikan satu tempat yang paling ramai diantara semuanya, yaitu "Ana Ikan Bakar Petai". Ibaratnya kalau di Jimbaran Bali, rekomendasinya adalah Menega Cafe.
Rumah makan seafood ini terdapat di dua lokasi di Tanjung Lumpur, yaitu yang berada di pinggir pantai dan satu lagi di pinggir jalan menuju kawasan pantai. Menjelang makan malam tempat ini sangat ramai, dan ada "protokol" khusus sebelum dapat menikmati hidangan seafood-nya. Sebelum diijinkan memilih seafood mentah yang tersedia di dekat dapur, anda diwajibkan sudah mendapat meja kosong.
Untuk mendapatkan meja kosong, anda harus memberitahukan pelayan rumah makan agar masuk antrian hingga ada meja kosong yang tersedia buat anda. Selanjutnya dipersilahkan memilih jenis seafood mentah yang inginkan, baskom seafood mentah akan diberi nomor sesuai meja. Tinggal selanjutnya menunggu hingga hidangan diantar ke meja.
Kalau tak ingin ribet dan antri panjang seperti diatas, datanglah sore hari sebelum jam makan malam. Jenis seafood yang dihidangkan cukup beragam, seperti udang, ikan pari, ikan kerapu, sotong (cumi-cumi), ketam (baca: rajungan), ketam nipah (baca: kerang bambu), kerang lala, siakap (kakap putih), dan berbagai jenis ikan lainnya dalam bahasa lokal (ikan togok, jenahak, kaci, tanda, remon, merah,ibu kerisi, tombok, barat, aji-aji).
Harga seafood disini cukup terjangkau, penulis yang memesan satu ikan kakap putih besar, dua rajungan besar, dua cumi-cumi besar, satu porsi kerang bambu, kangkung terasi, dan kerabu mangga cukup membayar RM125 (sekitar Rp. 400.000,-).
Bagi anda yang sedang berada di Kuala Lumpur dan ingin berwisata ke Kuantan dengan transportasi umum bisa membaca di postingan sebelumnya tentang Pantai Teluk Cempedak.


Pantai Teluk Cempedak @ Kuantan - Pahang

Pantai Teluk Cempedak @ Kuantan - Pahang [http://esdelima.blogspot.com] Pantai Teluk Cempedak @ Kuantan - Pahang [http://esdelima.blogspot.com] Pantai Teluk Cempedak @ Kuantan - Pahang [http://esdelima.blogspot.com] Pantai Teluk Cempedak @ Kuantan - Pahang [http://esdelima.blogspot.com] Pantai Teluk Cempedak @ Kuantan - Pahang [http://esdelima.blogspot.com] Kalau di Pulau Pinang (atau Penang) Malaysia terkenal dengan pantai Batu Feringgi yang indah, maka di pesisir Timur Semenanjung Malaysia terdapat sebuah pantai yang unik dan tak kalah indah, yaitu Pantai Teluk Cempedak. Pantai ini terletak di wilayah Pahang, salah satu state di negeri jiran yang terkenal bermusim durian sepanjang tahun - disinilah asal bahan baku jajanan bomb durian yang pernah penulis posting sebelumnya.
Kombinasi pasir pantai berwarna putih dengan bebatuan alam yang tertata indah disepanjang pesisir pantai merupakan kelebihan dari pantai Teluk Cempedak. Dilatarbelakangi pepohonan cemara dan pinus, membuat pantai yang menghadap Laut Cina Selatan ini semakin mempesona, dan mampu membuat anda betah berlama-lama.
Di sepanjang jalan tepi pantai juga terdapat berbagai restoran lokal maupun jaringan fast food internasional yang siap memanjakan perut para pengunjung pantai.
Oh ya, tidak lengkap rasanya mengunjungi Kuantan tanpa menikmati kuliner seafood-nya, silahkan mampir ke pusat kuliner seafood yang berada di daerah Tanjung Lumpur.
Jika anda berada di Kuala Lumpur, dan ingin menggunakan transportasi umum menuju pantai ini - anda bisa berangkat dari stasiun bus Pudu Raya. Buat yang masih bingung dengan lokasi stasiun bus Pudu Raya, anda yang menggunakan LRT bisa turun di stasiun LRT Masjid Jamek, kemudian ganti jalur dan menuju stasiun LRT Plaza Rakyat. Setiba di stasiun LRT Plaza Rakyat anda bisa berjalan kaki ke stasiun bus Pudu Raya yang letaknya bersebelahan.
Harga tiket bus yang berangkat dari stasiun Pudu Raya menuju Kuantan sekitar RM20 - RM40 tergantung jenis bus-nya. Waktu perjalanan sekitar 4 jam dan berhenti di terminal bus Hentian Bandar (d/h Kompleks Terminal Makmur) di pusat kota Kuantan. Pantai Teluk Cempedak sendiri berjarak sekitar 5 kilometer disebelah Timur pusat kota, dan anda dapat menggunakan bus Rapid Kuantan bernomor 200 yang berangkat dari terminal bus Hentian Bandar. Sewaktu penulis berkunjung, tiket bus masih gratis karena armada transportasi umum ini masih dalam masa promosi untuk masyarakat Kuantan. Armada bus-nya masih sangat baru yang sudah pasti nyaman dengan AC-nya yang kencang dan dingin, apalagi naiknya masih gratis. Tapi per 1 Juni 2013 telah dikenakan tarif mulai dari RM2 sampai RM4 tergantung jarak tempuhnya.
Selamat berwisata.


Pantai Pasir Padi @ Bangka

Pantai Pasir Padi @ Bangka [http://esdelima.blogspot.com]Pantai Pasir Padi @ Bangka [http://esdelima.blogspot.com] Selain menikmati beberapa kuliner khas Bangka, kunjungan ke pulau Bangka juga penulis manfaatkan untuk mengunjungi sebuah pantai yang lokasinya paling dekat dari Pangkalpinang, yaitu pantai Pasir Padi - yang hanya berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat kota.
Jika diperhatikan memang pasir pantainya berbentuk seperti buliran-buliran padi atau seukuran kacang ijo, yang mungkin terbentuk oleh angin atau air laut pantai. Keistimewaan pantai ini selain bulir-bulir pasir pantainya yang unik, juga dikarenakan hamparan pantainya yang sangat luas ketika air laut surut. Langit yang cerah dan deretan pepohonan kelapanya semakin menambah indahnya suasana pantai ini. Jajanan bakso dan kelapa muda di warung-warung pinggir pantai ini juga ikut menambah rasa betah.
Oh ya, kawasan yang datar dengan pasirnya yang padat juga menjadikan pantai ini sebagai tempat favorit balap-balapan motor menjelang sore hari.
Terlintas di benak penulis apa yang membuat pantai-pantai di Bangka belum setenar dan seramai di Bali. Di Bali sudah pasti anda akan menemui banyak acara seremonial yang diadakan secara rutin di pantai-pantai, ditambah alunan musik tradisional khas Bali yang menambah semaraknya suasana pantai. Selain itu belum tersedianya bandara internasional di Bangka juga membuat jumlah kunjungan wisatawan masih jauh dibawah Bali. Mungkin seiring waktu pariwisata di Bangka akan semakin meningkat dan dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.


Kuliner Pilihan khas Bangka

Beberapa waktu lalu penulis berkesempatan mengunjungi pulau Bangka yang selain terkenal dengan keindahan pantainya juga kaya dengan kuliner khasnya.
Di posting kali ini penulis ingin men-share beberapa kuliner pilihan khas Bangka, yaitu Pantiaw & Selada Bangka Pak Yak, dan Martabak Acau 89 - semuanya berlokasi di kota Pangkalpinang, ibukota provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pantiaw & Selada Bangka Pak Yak @ Rumah Sakit Bakti Timah

Pantiaw Pak Yak @ PangkalPinang - Bangka [http://esdelima.blogspot.com] Selada Bangka Pak Yak @ PangkalPinang - Bangka [http://esdelima.blogspot.com] Pantiaw adalah kuliner yang berbahan dasar mirip kwetiaw yang biasa kita kenal, dimana terbuat dari tepung beras dan sagu. Bedanya kita mengenal kwetiaw goreng atau kwetiaw kuah, tapi pantiaw sendiri dihidangkan dengan tumbukan atau gilingan daging ikan (umumnya ikan tenggiri) dan kemudian disiram dengan kuah kaldu ikan yang gurih dan sedap. Campuran tambahan lainnya seperti toge dan daun seledri. Dengan perasan jeruk limau dan sesendok sambalnya yang khas membuat hidangan pantiaw benar-benar istimewa.


Kuliner pantiaw cukup gampang ditemui di warung-warung, pasar, dan rumah makan yang tersebar di kota Pangkalpinang, tapi penulis ingin merekomendasikan satu tempat penjual pantiaw yang paling terkenal dan telah berjualan lebih dari 40 tahun di ibukota Bangka Belitung ini - yaitu Pantiaw Pak Yak yang terletak dalam area RS Bakti Timah di jalan Jend. Sudirman. Warung Pak Yak berbentuk warung sederhana berukuran sekitar 20 meter persegi, dan dari luarnya hanya dinding kawat yang ditutupi selembar kain biru tua tanpa nama warung samasekali. Jadi kebiasaan rajin bertanya akan mempermudah menemukan lokasi warung ini.
Saat ini warung Pak Yak dijalankan oleh sang istri karena yang empu-nya telah tiada, namun rasa dan kualitas pantiaw yang disajikan tetap sama dan digemari pencinta pantiaw.
Oh ya, jangan lupa mencoba juga Selada Bangka khas Pak Yak. Selada Bangka mirip gado-gado tapi bumbu kacangnya dimasak dengan tambahan santan, cuka, terasi, dan ebi (udang kering) - membuat rasa bumbu kacangnya benar-benar gurih. Sementara bahan-bahan campurannya seperti irisan daun selada, tahu goreng, mie basah, potongan kentang rebus, telur rebus, toge, dan lontong.
Harga seporsi Pantiaw maupun Selada Bangka adalah Rp. 10.000,-.

Martabak Acau 89 @ Jl. Mayor Syafrie Rachman

Martabak Manis Acau 89 @ PangkalPinang - Bangka [http://esdelima.blogspot.com] Martabak Telur Acau 89 @ PangkalPinang - Bangka [http://esdelima.blogspot.com] Anda yang berada di Jakarta atau kota-kota besar lainnya pasti mengenal Martabak Bangka, martabak dengan adonan tepungnya yang istimewa. Lapisan martabaknya yang tebal namun teksturnya tetap legit dan lembut - membuat nama Martabak Bangka (atau dikenal Hok Lo Pan di daerah asalnya) sangat tersohor di Indonesia. Namun ketika berada di Bangka atau kota Pangkalpinang tepatnya, penulis mendapatkan referensi Martabak Bangka yang paling terkenal di Bangka - yaitu Martabak Acau 89 yang lokasinya berada di jalan Mayor Syafrie Rachman. Selain rasa dan tekstur martabaknya yang memang istimewa, kelihatannya Martabak Acau menjadi pilihan pakar kuliner Pak Bondan Winarno, atau artis Sandra Dewi - dilihat dari foto-foto bersama yang dipajang di depan gerobak martabak.
Disini dijual jenis martabak manis dan martabak telur dengan harga yang berkisar dari Rp. 8.000,- hingga Rp. 38.000,- tergantung bentuk dan bahan isian martabak yang diinginkan.
Selamat berwisata kuliner.


Bebek Panggang Guangzhou Chef Onn & Mie Hokkien @ Damansara Utama - Petaling Jaya

Bebek Panggang Guangzhou Chef Onn @ Damansara Utama - Petaling Jaya [http://esdelima.blogspot.com]Loh Mie Jumbo @ Damansara Utama - Petaling Jaya [http://esdelima.blogspot.com]Hokkien Mie Jumbo @ Damansara Utama - Petaling Jaya [http://esdelima.blogspot.com] Daerah SS21 Damansara Utama (Uptown) merupakan salah satu tempat wisata kuliner yang terkenal di kota Petaling Jaya, kota satelit dari Kuala Lumpur yang luasnya kurang dari 1/8 Jakarta. Di SS21 selain terkenal dengan Nasi Lemak Village Park dan Sate Kajang Haji Samuri, ada satu tempat yang selalu penuh antrian oleh para penggemar bebek panggang dan mie hokkien. Sebuah ruko restoran dengan nama "Damansara Hokkien Mee" yang terletak sekitar 200 meter dari Selatan Nasi Lemak Village Park. Buka mulai jam 5 sore dan tutup jam 2.30 pagi. Disini memang terkenal dengan hidangan bebek panggang dan mie hokkien-nya, terlihat dari antrian yang panjang dan ramai sesaat setelah restoran dibuka.
Bebek panggang dengan nama stand "Chef Onn - Guangzhou Roast Duck" tidak berbau amis dan rasanya gurih, walaupun teksturnya agak sedikit alot. Bebek panggang Chef Onn dihidangkan dengan cocolan sambal merah bawang putih dan saus plum yang asam manis. Cocolan yang rasanya pas dan mantap dengan daging bebek panggang. Harga sepotong dada bebek dengan ukuran lumayan besar yaitu RM12 (sekitar Rp. 38.000,-).


Hidangan mie yang disajikan disini adalah Loh Mee (baca: Loh Mie) dengan kuahnya yang kental, dan Hokkien Mee yang digoreng dengan saus kecap hitam yang pekat. Yang istimewa dari sajian mie disini adalah ukuran diameter mie-nya yang jumbo alias ekstra besar, yaitu sekitar ½ cm. Untuk Loh Mee, campurannya adalah udang, sawi ijo, potongan sayur kol, tong-cai atau cai po, dan kuah kental yang gurih dari adukan telur. Rasa hidangan ini semakin istimewa kalau dicampur dengan sedikit cuka hitam dan sambal merah rasa terasi - yang telah disediakan di meja. Sedangkan Hokkien Mee, selain digoreng dengan saus kecap hitam juga dicampur dengan udang dan potongan sayur kol. Harga seporsi Loh Mee atau Hokkien Mee yaitu RM7,5 (sekitar Rp. 25.000,-).


Yong Tau Foo - Siomay khas Negeri Tetangga

Yong Tau Foo - Siomay khas Negeri Tetangga [http://esdelima.blogspot.com] Siomay adalah salah satu jajanan populer di Indonesia selain bakso dan sate. Umumnya siomay terbuat dari adonan ikan tenggiri yang dicampur dengan tepung sagu atau tapioka. Sebagai variasi menarik, siomay juga disajikan sebagai isian (stuffing) dalam tahu, pare, telur, atau kulit pangsit. Siomay selalu dihidangkan hangat-hangat dari kukusan dan disajikan dengan siraman kuah kacang yang menggiurkan.
Nah di negeri tetangga seperti Singapura, Malaysia, atau Thailand ada kuliner sejenis yang dikenal dengan nama Yong Tau Foo (baca: yong tau fu). Seperti siomay, Yong Tau Foo umumnya juga terbuat dari adonan atau pasta ikan, walaupun ada juga yang dari daging non-halal.
Dari segi tampilan, kelihatannya yong tau foo lebih "meriah" dengan warna-warni sayuran yang dijadikan pengisi adonan - seperti terong ungu, cabe merah besar, sayuran bendi, dan pare. Mungkin kreasi ini bisa jadi inspirasi buat para penjual siomay di Indonesia.


Jika siomay disajikan dengan kuah kacang, maka yong tau foo disajikan dengan saus tauco yang rasanya manis sedikit asin - plus taburan biji wijen sebagai garnish. Kuliner ini sendiri gampang ditemui di hampir semua hawker center di Malaysia atau Singapura. Di foto inset adalah yong tau foo yang penulis temui di PJ Old Town - tepatnya di hawker center yang juga menjual I Fu Mie Kuah Pedas. Harga yong tau foo dihitung dari berapa potong sajian yang kita ambil, umumnya sekitar 80 sen sampai RM1,5 per-potong(Rp. 2.500,- sampai 5.000,-). Harga seporsi yong tau foo seperti di foto inset adalah RM7,5 (sekitar Rp.25.000,-).
Selamat berwisata kuliner.


I Fu Mie Kuah Pedas - Hot & Spicy Yee Mee

I Fu Mie Kuah Pedas - Hot & Spicy Yee Mee [http://esdelima.blogspot.com] Para penggemar wisata kuliner pasti mengenal I Fu Mie - sejenis mie yang dihidangkan dalam keadaan goreng kering dan disiram dengan tumisan cap cay yang nikmat. Nah, di sekitar Kuala Lumpur atau Petaling Jaya penulis menemukan kuliner sejenis tapi dalam bentuk hidangan kuah yang pedas, orang lokal menyebutnya Hot & Spicy Yee Mee. I Fu Mie di Indonesia atau Yee Mee (baca: yi mie) di Malaysia mempunyai perbedaan pada ukuran mie dan warnanya. I Fu Mie di Indonesia berukuran lebih besar dan berwarna kuning telur, sementara yang di Malaysia berukuran lebih kecil seperti mie instan dan berwarna jingga kecoklatan. Sebelum dimasak, keduanya sama-sama adalah mie kering yang berbentuk bundar. Hot & Spicy Yee Mee atau I Fu Mie Kuah Pedas adalah kuliner yang cukup populer disini walaupun tak semua hawker center di Kuala Lumpur atau Petaling Jaya menyajikannya. Tekstur mie yang kenyal dengan rasa kuah yang gurih, pedas, dan aroma kaldu yang mantap, dijamin bikin ketagihan buat yang pertama kali mencobanya. Kuliner dengan kuah sedap ini mungkin mirip dengan hidangan kuah pedasnya Mie Udang (Prawn Mee). Dalam hidangan pedas Yee Mee juga berisi campuran seperti bakso ikan, bakso sapi, kembang tahu goreng, cincangan daging (biasanya dari daging non-halal yang bisa dipesan agar tidak dicampurkan), dan sayuran seperti bayam.


Dalam foto inset adalah hidangan Hot & Spicy Yee Mee yang berada di pasar PJ Old Town, tepatnya di hawker center yang berada persis diseberang toko farmasi "Caring". Harga seporsinya RM5.50 (sekitar Rp. 17.000,-). Untuk menuju pasar PJ Old Town anda bisa menggunakan bus T505 yang berangkat dari stasiun LRT Taman Jaya.
Oh ya, buat yang doyan kuliner mie yang berkuah medok, gurih, dan mantap seperti Hot & Spicy Yee Mee wajib juga mencoba Kari Laksa atau Asam Laksa.
Selamat berwisata kuliner.


Kwetiaw Kotak Goreng alias Char Kway Kak

Kwetiaw Kotak Goreng alias Char Kway Kak - http://esdelima.blogspot.com Para penggemar kuliner kwetiaw goreng yang kebetulan berada di Penang, Kuala Lumpur, atau Petaling Jaya, pasti tidak akan melewatkan kwetiaw goreng istimewa khas Penang (char kway teow), atau yang agak unik seperti kwetiaw cendol (loh shi fun).
Seperti halnya loh shi fun, ada satu jenis kwetiaw lainnya yang juga jarang atau mungkin susah ditemui di Indonesia, yaitu kwetiaw berbentuk kotak dalam ukuran dadu, yang bahasa lokalnya disebut Char Kway Kak. Bahan kway kak terbuat dari tepung beras dengan tekstur yang lembut sedikit kenyal seperti kwetiaw pada umumnya.
Char kway kak biasanya digoreng diatas wajan yang lebar dan datar mirip wajan untuk martabak telur. Ketika memasak sang koki akan memulainya dengan menumis cincangan bawang putih, kemudian ditambah telur yang diorak-arik, kway kak, toge, tong-cai atau cai po, dan sambal merah yang pedas. Selain bentuk dan tekstur yang unik, rasa masakannya juga sedap, apalagi dihidangkan panas-panas langsung dari wajan.


Di Penang anda bisa menemui kuliner kwetiaw khas ini di Burma Road atau Macalister Lane, dengan harga untuk porsi besar hanya RM3 (sekitar Rp. 9.000,-). Sementara di Kuala Lumpur atau Petaling Jaya tidak banyak yang menjajakan kuliner ini, tapi penulis bisa merekomendasikan satu stand penjual yang berada dalam hawker center di gedung pasar PJ Old Town. Stand-nya cukup laris dan biasanya sudah tutup jam 11 pagi.
Harga seporsi char kay kak disini RM3,5 atau RM4 tergantung ukuran porsinya. Untuk menuju PJ Old Town dengan transportasi umum, anda bisa menggunakan bus T505 yang berangkat dari stasiun LRT Taman Jaya.
Selamat berwisata kuliner.


Page and post views plugin